Gempa yang terjadi di Aceh awal bulan lalu dan mengakibatkan ratusan korban tewas serta rusaknya sarana dan prasarana publik, tentunya memerlukan waktu yang lama untuk mengembalikan kondisi mereka seperti sebelumnya. Hal ini sebagaimana yang disaksikan tim HASI di lapangan. Banyaknya bangunan yang rata dengan tanah menyebabkan mayoritas korban tidak bisa kembali kerumahnya dan memaksa mereka untuk tinggal lebih lama ditenda-tenda pengungsian.

Tim Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) yang masih berada di desa Rhieng Krueng Aceh melihat, ada beberapa kelompok masyarakat yang masih belum mendapat bantuan kemanusiaan, seperti ibu hamil dan balita. Diantara keperluan mereka adalah makanan dan minuman yang sarat nutrisi untuk menunjang kehamilan yang sehat. Adapun balita, maka susu, bubur atau pampers adalah keperluan primer yang sangat mereka butuhkan. Untuk itu tim HASI yang berada ditempat kejadian, membagikan paket-paket bantuan untuk ibu hamil dan balita tersebut.

Maka pagi hari sebelum membuka posko kesehatan yang memang menjadi tugas pokok tim HASI di Aceh, mereka berkeliling menyambangi rumah-rumah warga untuk memberikan paket bantuan langsung kepada mereka yang memerlukan dari ibu-ibu hamil dan menyusui serta balita. Selain itu, tim HASI juga memberikan bantuan sandal dan pakaian kepada penduduk di desa Mayang Cut, tetangga desa Rhieng Krueng.

Distribusi bantuan kepada warga korban Gempa Aceh

Distribusi bantuan kepada warga korban Gempa Aceh

Distribusi bantuan kepada warga korban Gempa Aceh

Distribusi bantuan kepada warga korban Gempa Aceh

Distribusi bantuan kepada warga korban Gempa Aceh, khususnya Ibu hamil dan balita.

Distribusi bantuan kepada warga korban Gempa Aceh, khususnya Ibu hamil dan balita.

Sampai saat ini, tim HASI yang kelima masih berada di Aceh dan masih membuka pelayanan kesehatan untuk mereka korban gempa. Kami mengajak kepada para pembaca untuk ikut berpartisipasi membantu mereka, karena perbaikan paska gempa biasanya memakan waktu lama dibanding dengan bencana lainnya, karena kalau bukan kita yang mau membantu mereka, maka siapa lagi?. (hr/hasi)